Vanad's Blog

Just another WordPress.com weblog

Bebas dalam Nama YESUS

leave a comment »

Trifena Lieta October 31 at 10:07am Reply
Anak-Ku yang Terkasih,

Bangkit! Bangkit dan bersinarlah, karena Aku telah melepaskan dirimu! Dan pada saat ini Aku besertamu di sini. Aku berada di sampingmu, menunggumu untuk datang berbalik pada-Ku. Menunggumu membiarkan diri-Ku untuk menolongmu.

Lepaskan! Lepaskan beban yang engkau pikul. Lepaskan segala masalah yang engkau hadapi. Berikan pada-Ku satu per satu. Rasakan dirimu terangkat makin tinggi dan makin tinggi lagi saat engkau berikan pada-Ku segala yang membebanimu. Lepaskan segala sesuatu yang telah mengikatmu, menekanmu, dan mengecilkan hatimu. Semua itu bukanlah berasal dari-Ku. Di dalam nama Anak-Ku, lepaskan segala sesuatu yang menekanmu saat ini.

Itu benar! Lakukan dan jadilah bebas dalam nama Anak-Ku. Jadilah bebas untuk menjadi seperti yang Aku inginkan. Anak-Ku, ambillah napas dalam-dalam; tahan napas sampai pada hitungan ke empat. Sekarang lepaskan keluar. Perlahan-lahan lepaskan napasmu dan saat engkau melakukannya ketegangan di dalam tubuhmu akan hilang.

Sekali lagi, anak-Ku bernapaslah dalam-dalam. Bernapaslah di dalam Roh Kudus. Ambil napas kasih, lepaskan napas kasih. Izinkan Roh Kudus melakukan karya besar dalam dirimu. Izinkan Roh Kudus untuk membersihkan dirimu, menyegarkanmu. Renungkan saja Dia yang tinggal dalam dirimu dan memenuhi engkau dengan damai dan ketenangan.

Saat engkau bernapas dengan dalam, pikirkan di dalam dirimu menjadi bertambah besar dan bertambah kuat saat engkau mengizinkan Roh Kudus bertakhta penuh dalam dirimu. Saat engkau melepaskan napas secara perlahan-lahan, terimalah kasih-Ku mengalir melalui engkau kepada orang-orang di sekitarmu. Sekarang kehadiranmu telah menciptakan damai sejahtera dalam lingkunganmu karena Aku besertamu.

Jangan izinkan dirimu tunduk pada roh tekanan. Akan tetapi, kenakan jubah pujian. Angkat tanganmu. Angkatlah suaramu kepada Allah. Berdoalah dalam Roh. Berdoalah dengan pengertian dan muliakanlah Tuhan.

Sekarang tutup matamu dan terus memuji nama-Ku yang kudus, karena Aku bertakhta di atas pujian umat-Ku. Sorakkan Haleluya! Engkau bebas karena Aku telah membebaskanmu.

Kasihmu, Tuhan

< – Surat Cinta dari Tuhan by Bonnie G. Schluter – >

Advertisement

Written by vanad

November 2, 2009 at 5:41 am

Posted in Sharing Faith

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.