Bebas dalam Nama YESUS
Bangkit! Bangkit dan bersinarlah, karena Aku telah melepaskan dirimu! Dan pada saat ini Aku besertamu di sini. Aku berada di sampingmu, menunggumu untuk datang berbalik pada-Ku. Menunggumu membiarkan diri-Ku untuk menolongmu.
Lepaskan! Lepaskan beban yang engkau pikul. Lepaskan segala masalah yang engkau hadapi. Berikan pada-Ku satu per satu. Rasakan dirimu terangkat makin tinggi dan makin tinggi lagi saat engkau berikan pada-Ku segala yang membebanimu. Lepaskan segala sesuatu yang telah mengikatmu, menekanmu, dan mengecilkan hatimu. Semua itu bukanlah berasal dari-Ku. Di dalam nama Anak-Ku, lepaskan segala sesuatu yang menekanmu saat ini.
Itu benar! Lakukan dan jadilah bebas dalam nama Anak-Ku. Jadilah bebas untuk menjadi seperti yang Aku inginkan. Anak-Ku, ambillah napas dalam-dalam; tahan napas sampai pada hitungan ke empat. Sekarang lepaskan keluar. Perlahan-lahan lepaskan napasmu dan saat engkau melakukannya ketegangan di dalam tubuhmu akan hilang.
Sekali lagi, anak-Ku bernapaslah dalam-dalam. Bernapaslah di dalam Roh Kudus. Ambil napas kasih, lepaskan napas kasih. Izinkan Roh Kudus melakukan karya besar dalam dirimu. Izinkan Roh Kudus untuk membersihkan dirimu, menyegarkanmu. Renungkan saja Dia yang tinggal dalam dirimu dan memenuhi engkau dengan damai dan ketenangan.
Saat engkau bernapas dengan dalam, pikirkan di dalam dirimu menjadi bertambah besar dan bertambah kuat saat engkau mengizinkan Roh Kudus bertakhta penuh dalam dirimu. Saat engkau melepaskan napas secara perlahan-lahan, terimalah kasih-Ku mengalir melalui engkau kepada orang-orang di sekitarmu. Sekarang kehadiranmu telah menciptakan damai sejahtera dalam lingkunganmu karena Aku besertamu.
Jangan izinkan dirimu tunduk pada roh tekanan. Akan tetapi, kenakan jubah pujian. Angkat tanganmu. Angkatlah suaramu kepada Allah. Berdoalah dalam Roh. Berdoalah dengan pengertian dan muliakanlah Tuhan.
Sekarang tutup matamu dan terus memuji nama-Ku yang kudus, karena Aku bertakhta di atas pujian umat-Ku. Sorakkan Haleluya! Engkau bebas karena Aku telah membebaskanmu.
Kasihmu, Tuhan
< – Surat Cinta dari Tuhan by Bonnie G. Schluter – >